Disperindag Bolmong Bakal Menggelar Razia di Sejumlah Pertokoan dan Minimarket

Memasuki bulan Ramadhan, Dinas Perdagangan dan Sumberdaya Mineral (SDM) Kabupaten Bolmong, berencana akan menggelar razia di sejumlah toko maupun minimarket yang menjual produk sembilan bahan pokok (Sembako) maupun kosmetik yang sudah kadaluarsa.

Kepala Dinas Perdagangan dan SDM Pemkab Bolmong, Tonny Susanto Toligaga, menegaskan, biasanya menjelang bulan suci Ramadhan, permintaan produk makanan dan minuman pasti meningkat, maka dari itu pihaknya akan membentuk tim untuk segera turun ke lapangan guna melakukan pengawasan.

“Dikhawatirkan, tingginya kebutuhan masyarakat ikut dimanfaatkan oknum pedagang yang nakal untuk menjual produk makanan dan minuman yang sudah Kadaluarsa,” ucap Tonny, Selasa (30/03/2021).

Dikatakannya berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, ada ditemukan beberapa kasus pada produk makanan dan minuman yang kadaluarsa masih diperjual belikan secara bebas.

“Temuan produk makanan dan minuman sudah tidak layak konsumsi itu pada umumnya dalam bentuk kemasan,” ujarnya.

Dia mengatakan, instansinya tak segan-segan mencabut izin apabila ditemukan dilapangan pedagang menjual barang dagangannya kadaluarsa namun tetap dipajang untuk diperjual belikan.

Menurutnya, pengawasan dan pemeriksaan terhadap produk makanan dan minuman sudah menjadi rutinitas tahunan yang dilakukan instansinya, terlebih menjelang hari besar keagamaan seperti memasuki bulan suci ramadhan dan hari Natal.

“Ini dilakukan guna melindungi konsumen dari barang tak layak komsumsi dan membahayakan bagi kesehatan masyarakat. Konsumen juga diimbau agar meneliti masa expired produk yang akan dibelinya,” sarannya.

Seringkali pembeli tidak memperhatikan pada tanggal kadaluarsa produk kemasan yang dibelinya. Kelemahan itulah kerap dimanfaatkan oknum pedagang yang nakal tetap menjual produk yang sudah melewati masa kadaluarsa/expired.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk memeriksa terlebih dahulu masa kadaluarsa barang yang akan dibelinya. Kalau sudah mendekati atau melewati masa expired sebaiknya jangan dibeli,” imbaunya.

Selain melakukan pengawasan terhadap produk makanan dan minuman, Kata Tonny, juga terus memantau harga bahan pokok yang dijual di pasaran. Tingginya permintaan barang menjelang puasa bisa berdampak harga barang menjadi naik. Pihaknya pun akan mengambil langkah-langkah antisipasi jika kenaikan harga kebutuhan pokok tidak terkendali.

Salah satunya menggelar operasi pasar harga barang yang dijual di pasaran tetap stabil.

“Harapan saya kepada para pedagang untuk segera menginspeksi makanan-makanan yang sudah expired agar ditarik peredarannya karena tidak baik dikonsumsi oleh masyarakat,” harapnya.

Menurut Tonny pengecekan tanggal produk kadaluarsa itu dilakukan secara berkala.

“Jadi ini bukan nanti ramadhan saja, tapi rutin,”jelas dia.

sumber : bolmora.com